ACEH SELATAN, Cakrawarta – Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Rabu (2/9/2026). Bertempat di halaman kantor, kegiatan diawali dengan upacara peringatan, dilanjutkan syukuran pemotongan tumpeng, serta ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Upacara berlangsung khidmat dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan Rozano Yudistira, S.H., M.H. selaku inspektur upacara. Hadir Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Aceh Selatan beserta anggota, para kepala seksi, kepala sub bagian pembinaan, seluruh jaksa, pegawai, hingga tenaga honorer di lingkungan Kejaksaan Negeri Aceh Selatan.
Rozano membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.H. Dalam amanat ditegaskan peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan introspeksi pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat tekad memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Kewenangan besar yang dimiliki Kejaksaan harus senantiasa diiringi tanggung jawab yang besar. Setiap tindakan, keputusan, dan kebijakan insan Adhyaksa harus menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, kebenaran, keadilan, serta kepentingan masyarakat dan negara,” demikian amanat Jaksa Agung.
Jaksa Agung juga menyampaikan Tujuh Perintah Harian sebagai panduan moral sekaligus pedoman kerja seluruh insan Adhyaksa:
1. Terapkan nilai ketuhanan dalam setiap tugas dan pengambilan keputusan.
2. Kembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang bermanfaat dan berkeadilan bagi masyarakat.
3. Dukung Asta Cita dan sukseskan program prioritas Presiden sesuai fungsi Kejaksaan demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
4. Gunakan hati nurani dalam bekerja secara profesional dengan menjunjung kebenaran dan keadilan.
5. Bangun sinergi harmonis dan kolaborasi produktif lintas lembaga serta pemangku kepentingan.
6. Junjung tinggi kesederhanaan sebagai cerminan integritas dan keteladanan.
7. Tingkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum, serta bertindak cepat dan tepat menghadapi perubahan.
Usai upacara, berlangsung syukuran dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, tanda rasa syukur sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan antarwarga kerja.
Kegiatan ditutup ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustaz Ridho Vahlefi. Ia menyampaikan keteladanan akhlak, kejujuran, amanah, dan kesabaran Rasulullah sebagai teladan mulia dalam kehidupan bermasyarakat maupun menjalankan tugas negara.
Peringatan ke-81 ini diharapkan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan memperkuat semangat pengabdian, meneguhkan nilai Trapsila Adhyaksa, serta menghadirkan Kejaksaan yang profesional, berintegritas, humanis, dan makin dekat dengan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.|red|












