Berita  

Ditemukan! WNI Lhokseumawe yang Hilang Kontak di Arab Saudi Berada di Tarhil Tabuk, Proses Pemulangan Sedang Disiapkan

JAKARTA, Cakrawarta – Kabar gembira sekaligus melegakan hati datang dari Arab Saudi. M. Ikhsan, warga Lhokseumawe, Aceh, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, akhirnya ditemukan. Keberadaannya dikonfirmasi langsung melalui koordinasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Selasa (22/9/2026).

Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, menyampaikan kabar tersebut setelah menerima pemberitahuan resmi dari KJRI Jeddah. Ikhsan saat ini berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk.

“Ahamdulillah, kabar langsung dari KJRI Jeddah, saudara kita M. Ikhsan asal Lhokseumawe sudah ditemukan. Keberadaannya sudah dipastikan dan saat ini berada di Tarhil Tabuk,” ujar Haji Uma.

Sebelumnya, Ikhsan tercatat dilaporkan kabur (balagh hurub) oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja. Namun, setelah tim KJRI Jeddah bersama Satuan Tugas (Satgas) Wilayah Tabuk menelusuri lebih jauh, fakta sesungguhnya terungkap. Ikhsan bukan melarikan diri, melainkan dimasukkan ke Tarhil Tabuk oleh majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai pemulangan para pekerjanya.

Ikhsan telah ditemui langsung oleh Satgas di lokasi. Dokumentasi pertemuan pun telah diterima sebagai bukti perkembangan penanganan kasus. KJRI Jeddah juga telah menyampaikan kabar ini secara langsung kepada orang tuanya di Lhokseumawe.

Langkah selanjutnya, Ikhsan direncanakan akan dipindahkan dari Tarhil Tabuk ke Tarhil Syumaisi, Makkah, guna mengikuti tahapan pemulangan ke Tanah Air.

Haji Uma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat: KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, serta Kementerian Luar Negeri RI, khususnya Direktur Perlindungan WNI Heni Hamidah.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kini kita berharap proses pemindahan dan pemulangannya berjalan lancar agar Ikhsan segera kembali ke Aceh dan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *