ACEH BESAR, Cakrawarta — Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) Aceh menggelar kegiatan silaturahmi bertajuk Aceh Alumnitreffen Lhok Gaca di Lhok Gaca, Aceh Besar, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pagi hingga siang ini dihadiri sekitar 50 anggota dan dikemas dalam suasana santai serta penuh keakraban.
Para peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang profesi dan angkatan, namun memiliki pengalaman yang sama: pernah menempuh pendidikan di Jerman. Pertemuan ini bukan sekadar reuni, melainkan momen untuk mempererat ikatan yang sempat renggang akibat kesibukan masing-masing.
Acara diisi dengan berbagai kegiatan menyenangkan, mulai dari permainan interaktif, makan bersama, hingga tukar cerita. Bagi para alumni, kehadiran di sini menjadi kesempatan berharga untuk kembali saling mengenal dan menguatkan satu sama lain.
Ketua PAJ Aceh periode 2025–2028, Maya Safira, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk menjaga rasa kekeluargaan di tengah kesibukan setiap anggota.
“Alumnitreffen ini bukan hanya tentang bertemu kembali setelah sekian lama, tetapi tentang menjaga rasa kekeluargaan. Di tengah kesibukan masing-masing, kita perlu menyediakan ruang untuk duduk bersama, berbagi cerita, tertawa, dan saling menguatkan,” ujar alumni Hochschule Bremen tersebut.
Maya berharap tradisi ini dapat terus dijaga. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak terletak pada berapa banyak anggotanya, melainkan pada hubungan yang terjalin dan manfaat yang dapat diberikan bersama.
Melalui kegiatan ini, PAJ Aceh ingin membuktikan bahwa persahabatan dan pengalaman yang dibangun saat menuntut ilmu di Jerman dapat terus menjadi jembatan yang menghubungkan mereka — dan membawa manfaat, baik bagi sesama maupun bagi lingkungan sekitar.|red|












