ACEH SELATAN, Cakrawarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sementara tidak disalurkan ke SD Negeri Panton Luas, Kecamatan Tapaktuan, selama dua hari terakhir. Akibatnya, para siswa terpaksa membawa bekal makanan dari rumah untuk menunjang kebutuhan makan siang mereka.
Kepala SDN Panton Luas, Suwarti, S.Pd.SD, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui, Senin (5/10/2026). Ia menyampaikan bahwa sejak dua hari lalu, sekolah tidak lagi menerima pengiriman makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
“Sudah dua hari tidak diberikan lagi. Terpaksa anak-anak membawa bekal dari rumah,” ungkap Suwarti.
Sekolah tersebut memiliki 25 siswa serta 13 tenaga pendidik dan kependidikan. Suwarti berharap penyaluran dapat segera dikembalikan agar manfaat program tetap dirasakan para siswa. “Harapan kami, MBG tetap berjalan di sekolah kami,” ucapnya.
Tidak hanya SDN Panton Luas, total lima sekolah yang semula menjadi sasaran distribusi kini sementara tidak masuk daftar penerima. Kepala SPPG Aceh Selatan Tapaktuan Hilir, Teuku Muhammad Anfreal, menjelaskan perubahan ini menyusul keputusan Badan Gizi Nasional (BGN).
Dari sebelumnya melayani 24 satuan pendidikan, kini SPPG tersebut hanya menyalurkan ke 19 sekolah. Penyesuaian itu dilakukan dalam rangka validasi data satuan pendidikan. Sekolah-sekolah yang ditiadakan terindikasi belum memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) atau mengalami pengulangan data.
“Tidak masuk KPM [Kelompok Penerima Manfaat] karena terindikasi tidak memiliki NPSN atau duplikat,” jelas Teuku Muhammad.
Pihaknya telah mengajukan laporan dan usulan agar sekolah-sekolah tersebut dapat kembali ditetapkan sebagai penerima manfaat. “Kami sudah buat laporannya dan saya sampaikan ke tingkat berjenjang,” tambahnya.|red|












