Berita  

BASAGA Belum Sentuh Kluet Utara Sebagai Prioritas, Petani Kecewa Sulit Air Bajak Sawah

ACEH SELATAN, Cakrawarta — Janji program Bajak Sawah Gratis (BASAGA) yang menjadi salah satu visi misi Bupati Aceh Selatan belum dirasakan warga Kecamatan Kluet Utara. Hingga kini, program itu baru menyentuh empat kecamatan lain, sementara para petani di wilayah ini justru kesulitan mendapatkan air untuk pengolahan lahan.

BASAGA sejauh ini digulirkan di Kecamatan Labuhanhaji Barat, Labuhanhaji, Kluet Timur, dan Kota Bahagia. Kluet Utara tidak masuk dalam daftar penerima program tersebut, padahal dijanjikan Kluet Utara prioritas.

Seorang warga dari Gampong Kotafajar, Kluet Utara, menyampaikan kekecewaannya. Ia meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

“Kami sangat kecewa. Ini kan salah satu visi misi Bupati, tapi kami di Kluet Utara tidak merasakannya sama sekali,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).

Ia menjelaskan, kondisi di lapangan justru jauh dari janji kesejahteraan bagi petani. Alih-alih mendapat layanan pembajakan gratis, warga kesulitan mengairi lahan sawah.

“Jangankan BASAGA, air untuk membajak sawah saja kami susah mendapatkannya. Padahal kalau program itu berjalan, kami bisa sejahtera. Kenapa hanya beberapa kecamatan saja yang diperhatikan?” keluhnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan maupun Pemerintah Provinsi Aceh segera menanggapi aspirasi tersebut. Apabila program BASAGA belum bisa dilaksanakan di Kluet Utara, setidaknya pemerintah membantu mengatasi akses aliran air ke lahan pertanian agar petani tidak semakin terbebani.

“Kami memohon perhatian. Kalau belum bisa BASAGA, tolong bantu kami salurkan air ke sawah-sawah kami. Supaya kami tidak kewalahan mengurus lahan,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terkait keluhan warga Kluet Utara.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *