BENER MERIAH, Cakrawarta — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengambil langkah penanganan terhadap kerusakan yang terjadi pada Jembatan Pilar Jaya di Kecamatan Bukit. Sebagai solusi sementara, sebuah jembatan darurat akan dibangun dengan perkiraan waktu pengerjaan berkisar antara 7 hingga 10 hari ke depan.
Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan konektivitas wilayah sekaligus memperlancar kembali aktivitas warga yang selama ini terhambat karena terputusnya akses jalan menuju Kampung Pilar Jaya.
Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP., M.AP., menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa melakukan koordinasi bersama instansi terkait guna memastikan penanganan jembatan tersebut berjalan lancar.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat merupakan langkah penanganan sementara. Estimasi waktu pengerjaan yang ditetapkan selama 7 hingga 10 hari tersebut tetap akan disesuaikan dengan kondisi teknis dan situasi yang berkembang di lapangan.
“Pembangunan jembatan darurat ini diupayakan agar akses masyarakat dapat kembali terhubung. Estimasi pengerjaan sekitar 7–10 hari, tetapi pelaksanaannya tetap menyesuaikan kondisi teknis di lapangan,” ujar Ilham saat memberikan keterangan, Sabtu (24/10/2026).
Selama masa pengerjaan berlangsung, masyarakat maupun pengguna jalan diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan, yaitu melalui Kampung Reje Guru, Kecamatan Bukit. Pengalihan rute ini dilakukan demi menjaga kelancaran perjalanan sekaligus mencegah potensi bahaya di area lokasi pekerjaan.
Ilham juga meminta masyarakat agar tidak berusaha melintasi jembatan yang rusak. Semua pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati, mengikuti petunjuk yang diberikan petugas, serta memastikan jalur yang dilalui dalam kondisi aman.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, menggunakan jalur alternatif yang telah diarahkan, dan mengutamakan keselamatan selama proses penanganan berlangsung,” pesannya.
BPBD Bener Meriah akan terus menjaga koordinasi dengan berbagai pihak terkait dan akan menyampaikan perkembangan terbaru penanganan jembatan ini kepada masyarakat secara berkala. Pemerintah juga berharap masyarakat dapat memaklumi situasi yang ada dan mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku di sekitar lokasi.
Pemulihan akses di Jembatan Pilar Jaya sangat diperlukan mengingat jalur ini memiliki peran penting dalam menunjang pergerakan warga dan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, aspek keselamatan menjadi prioritas utama hingga jembatan darurat selesai dibangun dan dapat digunakan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.|red|












