Berita  

Peringati 35 Tahun Wafatnya Ulama Kharismatik, Bupati Asel Tekankan Pentingnya Lanjutkan Warisan Perjuangan Dayah

ACEH SELATAN, Cakrawarta – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos., mengajak segenap lapisan masyarakat untuk meneladani perjuangan serta pengabdian ulama kharismatik almarhum Tgk. H. Ibrahim An Bin Mansur, yang sepanjang hidupnya gigih menegakkan syariat Islam, mendidik umat, dan membina generasi muda yang berakhlak mulia. Ajakan itu disampaikan langsung oleh Bupati saat hadir dalam peringatan Haul ke-35 almarhum, yang berlangsung khidmat di lingkungan Pesantren Dayah Hidayatul Anam, Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Kota Bahagia.

H.Mirwan apresiasi mendalam kepada pimpinan Dayah Hidayatul Anam, keluarga besar almarhum, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat Gampong Ujong Tanoh yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan acara tersebut.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berinisiatif dan menyukseskan kegiatan mulia ini,” ujar Mirwan.Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, peringatan haul bukan sekadar agenda tahunan untuk mengenang wafatnya seorang tokoh, melainkan momentum refleksi atas keteladanan, perjuangan, serta dedikasi almarhum dalam membangun kehidupan keagamaan di Aceh Selatan.

Ia menegaskan, peran para ulama, termasuk Tgk. H. Ibrahim An Bin Mansur, memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter religius masyarakat Aceh Selatan yang berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

“Beliau telah meletakkan pondasi keimanan dan ketakwaan yang kokoh di tengah masyarakat. Warisan perjuangan tersebut harus terus kita jaga dan lanjutkan,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk terus mendukung perkembangan dayah dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Dikatakannya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pembentukan generasi yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Kami menyadari bahwa kualitas sumber daya manusia yang religius merupakan modal utama dalam mewujudkan Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani,” katanya.

Melalui momentum Haul ke-35 tersebut, Mirwan mengajak seluruh masyarakat mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta mendukung eksistensi dayah agar terus melahirkan generasi Qurani yang cerdas dan berakhlakul karimah.

Ia juga berpesan kepada para santri dan santriwati agar bersungguh-sungguh menuntut ilmu sebagai bekal menjadi penerus estafet perjuangan ulama dan pemimpin umat di masa depan.

Adapun peringatan Haul ke-35 tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur ulama, pimpinan dayah, tokoh masyarakat, santri, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Aceh Selatan.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *