Berita  

Jelajah Kampus Global: Siswa SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Kunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia

LANGSA

Cakrawarta – Sebanyak 24 siswa kelas XI SMA Unggul Cut Nyak Dhien Kota Langsa melaksanakan kegiatan studi tour ke Malaysia, sebuah langkah nyata untuk memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan peluang pendidikan tinggi di luar negeri bagi para siswa yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa pendidikan menengahnya.

Adapun kegiatan ini mengusung tema “Global Learning Experience – Beyond Borders, Towards the Future”, dan berlangsung sejak 4 November 2026.

Kepala SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa, Muhammad Rizky, M.Pd., Gr., kepada Media Cakrawarta .ID, Jumat (6/11/2026) menjelaskan bahwa rombongan mengunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) serta sejumlah kampus dan lokasi edukasi lainnya di Malaysia.

“Di sana, para siswa tidak sekadar berkeliling melihat lingkungan kampus, tetapi juga mendapatkan penjelasan lengkap mengenai tata cara penerimaan mahasiswa asing, beragam program studi unggulan, rincian biaya pendidikan, hingga berbagai peluang beasiswa yang tersedia bagi pelajar asal Indonesia,” ujar Rizky.

Dalam kunjungan ini, para siswa didampingi langsung oleh Kepala Sekolah beserta tiga orang guru, yakni, Yoanda Fira Aulia, S.Pd., Gr., Dwi Yessi Wulandary, S.Pd., Gr., dan Vebri Aldiansyah, S.Sos.

Suasana terasa hidup di kampus UKM. Para siswa tampak antusias, banyak yang bertanya, mencatat informasi penting, dan berdiskusi secara aktif. Mereka bahkan berkesempatan berbincang langsung dengan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di UKM, sehingga memperoleh gambaran yang nyata tentang kehidupan akademik dan kehidupan sehari-hari sebagai mahasiswa di luar negeri.

Rizky menjelaskan bahwa UKM merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Malaysia maupun di kawasan Asia. Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings Asia, universitas ini menempati posisi ke-2 di Malaysia dan ke-24 se-Asia, sekaligus masuk dalam jajaran 200 universitas teratas di dunia.

“Didirikan pada tahun 1970 dan berpusat di Bangi, Selangor, UKM dikenal sebagai universitas riset nasional Malaysia yang unggul di berbagai bidang – mulai dari sains dan teknologi, kedokteran, teknik, hukum, ekonomi, ilmu sosial, hingga pendidikan,” papar Rizky.

Dengan fasilitas berkelas dunia seperti perpustakaan modern, laboratorium riset canggih, rumah sakit pendidikan, asrama mahasiswa internasional, pusat olahraga, serta pusat inovasi dan kewirausahaan, wajar jika UKM menjadi salah satu kampus impian pelajar dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Inilah alasan utama kami membawa siswa ke UKM. Kami ingin mereka melihat langsung bahwa kuliah di luar negeri bukanlah sesuatu yang tidak mungkin dicapai,” ungkapnya.

“Selama mereka disiplin, berprestasi, dan memiliki mental juara, pintu kampus terbaik di Asia seperti UKM ini terbuka bagi mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan bagian integral dari program pembinaan karakter dan akademik yang dirancang untuk mempersiapkan siswa agar mampu bersaing di tingkat internasional.

SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa sendiri merupakan sekolah berasrama dengan pendekatan pendidikan semi-militer. “Kami tidak hanya membentuk siswa agar cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kemandirian, akhlak mulia, mental yang tangguh, dan wawasan yang luas,” jelasnya.

Melalui kunjungan ini, para siswa diajak memahami secara langsung bagaimana sistem pendidikan tinggi di luar negeri berjalan – mulai dari fasilitas, pilihan jurusan, peluang beasiswa, hingga pengalaman hidup para mahasiswa internasional. Mereka juga berinteraksi langsung dengan pihak pengelola kampus dan sesama pelajar Indonesia di sana.

“Kami ingin mereka tidak hanya sekadar bermimpi, tetapi melihat realitanya sendiri. Setelah pulang, kami harap mereka memiliki kejelasan arah – ingin melanjutkan ke mana, jurusan apa yang dipilih, dan bagaimana langkah-langkah untuk meraih beasiswa tersebut. Kami ingin lulusan kami tidak ragu untuk tampil dan bersaing di panggung internasional,” ujar Rizky, yang sebelumnya juga memimpin sekolah peraih juara satu tingkat Provinsi Aceh.

Kemudian Rizky melihat antusiasme dan semangat terlihat jelas dari para siswa. Pengalaman berkunjung ke UKM disebut-sebut menjadi dorongan baru bagi mereka untuk belajar lebih tekun dan mempersiapkan diri lebih matang menuju perguruan tinggi impian, baik di dalam maupun luar negeri.

Ia berharap melalui program Global Learning Experience ini, wawasan siswa kelas XI semakin terbuka, kepercayaan diri semakin tumbuh, dan kesiapan mereka melanjutkan pendidikan tinggi semakin mantap – sejalan dengan semangat kegiatan “Beyond Borders, Towards the Future”.

“Bagi masyarakat Langsa dan Aceh yang menginginkan anak-anak mereka tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga disiplin, mandiri, berakhlak mulia, dan siap menembus universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa adalah jawabannya,” tambah Rizky.

Salah satu siswa yang ikut serta mengakui banyak dari mereka sempat merasa kurang percaya diri untuk melanjutkan studi ke luar negeri. “Namun setelah melihat langsung UKM, kami jadi yakin bahwa kami pun mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai negara,” ujarnya dengan semangat baru.|Anja|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *