Berita  

Cegah Abrasi dan Banjir, Satgas Pengawasan Bencana DPRA Tinjau 4 Lokasi Proyek di Aceh Selatan

ACEH SELATAN, Cakrawarta – Satuan Tugas Pengawasan Bencana Barsela Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik pembangunan pengaman tebing sungai yang dibiayai dari dana Transfer ke Daerah (TKD) di wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (26/7/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris Satgas Pengawasan Bencana Barsela DPRA, Dr. Irpannusir, SE, S.Ag., M.I.Kom., beserta jajaran. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ada empat lokasi yang menjadi sasaran peninjauan kali ini, yakni Krueng Meukek, Desa Pulo Ie Kandang, Desa Seubadeh di Kecamatan Bakongan, serta kawasan terdampak banjir bandang di Ladang Rimba.

Menurut Dr. Irpannusir, kunjungan ini merupakan wujud pelaksanaan fungsi pengawasan lembaga perwakilan rakyat terhadap penggunaan anggaran daerah. Hal ini bertujuan agar program penanggulangan bencana yang digulirkan benar-benar tepat sasaran dan melindungi keselamatan serta harta benda warga.

Di Desa Pulo Ie Kandang, warga menyambut gembira kehadiran proyek tersebut. Kepala desa setempat menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Aceh, mengingat selama ini abrasi sungai telah merenggut lebih dari 30 rumah warga di wilayahnya.

“Kehadiran tanggul pengaman ini sangat kami nantikan. Kami berharap sisa pemukiman warga yang masih ada, termasuk musala tempat ibadah kami, dapat terlindungi dari ancaman erosi sungai yang terus menggerus tebing,” ungkapnya.

Harapan serupa juga disampaikan warga di tiga lokasi lain, yaitu Krueng Meukek, Seubadeh, hingga Ladang Rimba. Selama ini banjir dan pergeseran tanah akibat aliran sungai senantiasa mengancam keselamatan tempat tinggal mereka, sehingga pembangunan ini dianggap sebagai langkah penyelamatan yang sangat dinanti.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Satgas Barsela juga mengingatkan seluruh kontraktor pelaksana pekerjaan untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu, mutu bangunan sesuai standar teknis yang ditetapkan, serta mematuhi seluruh ketentuan yang tertuang dalam kontrak kerja.

Turut hadir mendampingi rombongan peninjauan, Ketua Fraksi Demokrat DPRA Arif Fadhillah, tenaga ahli Fauzi, serta sejumlah staf di lingkungan DPRA.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *