Berita  

BOP 50 Imum Mukim Aceh Selatan Belum Cair Sejak Awal Tahun, Ini Penjelasan Pihak Dinas

ACEH SELATAN, Cakrawarta – Sebanyak 50 Imum Mukim di Kabupaten Aceh Selatan belum menerima pencairan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) sejak Januari hingga September 2026. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) melalui pos Wali Nanggroe Aceh.

Setiap Imum Mukim berhak menerima BOP sebesar Rp500.000 per bulan, terpisah dari penghasilan tetap atau Siltap yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).

Salah seorang Imum Mukim yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan hingga Rabu (23/9/2026), dana tersebut belum juga diterima. Padahal, kelengkapan berkas administrasi telah diserahkan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG).

“Sejak Januari sampai September 2026, BOP kami belum dibayarkan. Sementara untuk Siltap lancar masuk ke rekening masing-masing,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menyampaikan dana tersebut meski nilainya tidak besar, tetap sangat membantu kebutuhan operasional dan kegiatan sehari-hari. Para Imum Mukim berharap pihak berwenang segera menuntaskan proses pencairan.

“Kami belum mengetahui penyebab pasti keterlambatan ini. Itu adalah hak kami, semoga segera dicairkan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pemerintahan Mukim dan Gampong DPMG Aceh Selatan Rinaldi, S.Sos., membenarkan pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) telah dilakukan. Saat ini proses sedang berjalan dan diprediksi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) akan segera terbit.

“Dana BOP ini dicairkan secara semesteran, yaitu periode Januari–Juni dan Juli–Desember 2026. Mekanisme dan penyaluran dari pemerintah provinsi kadang mengalami keterlambatan,” jelas Rinaldi.

Dijelaskan pula, anggaran tersebut sudah masuk ke kas daerah. Keterlambatan yang terjadi saat ini berada pada tahapan proses administrasi sebelum didistribusikan ke rekening masing-masing penerima.

“Mohon kesabarannya, kami sudah mengusulkan dan akan segera ditransfer begitu proses selesai,” kata Rinaldi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jadwal resmi kapan dana BOP tersebut akan diterima oleh para Imum Mukim.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *