Berita  

Berkat JKN, Darwani Jalani Cuci Darah Rutin Tanpa Terbebani Biaya Tinggi

ACEH SELATAN, Cakrawarta – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terbukti menjadi penyangga utama warga yang membutuhkan perawatan medis berkelanjutan dalam jangka panjang. Hal ini dirasakan langsung oleh Darwani (49), ibu rumah tangga asal Aceh Selatan yang telah menjalani layanan hemodialisa secara teratur di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan selama kurang lebih tiga tahun.

Saat ditemui awak media di ruang perawatan RSUDYA pada Senin (18/8), Darwani sedang dalam proses menjalani hemodialisa. Ia menceritakan bahwa perjalanan kesehatannya bermula dari keluhan penyakit lambung kronis yang mengharuskannya rutin mengonsumsi obat. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi kesehatannya mengalami perburukan hingga berdampak pada fungsi ginjal dan ditemukan adanya kista.

“Awalnya saya menderita sakit lambung kronis dan rutin minum obat. Setelah beberapa waktu, kondisi ginjal saya bermasalah dan dokter menemukan adanya kista pada ginjal,” ungkap Darwani.

Berkat kepesertaannya dalam program JKN, seluruh proses pelayanan dan tindakan hemodialisa yang memerlukan biaya tidak sedikit dapat terjamin sepenuhnya. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu masyarakat agar tetap bisa menerima perawatan kesehatan yang dibutuhkan tanpa terkendala kemampuan biaya.

Setelah mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut, dokter menyarankan Darwani untuk menjalani cuci darah secara rutin. Mendengar anjuran tersebut, ia sempat merasa takut dan khawatir, terutama karena membayangkan biaya hemodialisa yang tidak sedikit.
“Waktu pertama kali dokter menyarankan cuci darah, saya sempat menolak karena takut. Saya juga berpikir biayanya pasti sangat mahal dan tidak tahu bagaimana nantinya,” tuturnya.
Namun, kondisi kesehatan yang semakin memburuk membuat Darwani akhirnya mengikuti anjuran dokter. Ia mulai menjalani hemodialisa secara rutin dan perlahan merasakan perubahan pada kondisi tubuhnya. Bersamaan dengan itu, Darwani juga berupaya memperbaiki pola hidup dan pola makan agar kondisi kesehatannya tetap terjaga.
“Setelah rutin cuci darah, Alhamdulillah kondisi saya mulai membaik. Saya juga mulai mengubah pola makan dan menjaga pola hidup supaya kesehatan saya tetap terjaga,” katanya.
Selama mendapatkan pelayanan hemodialisa, Darwani mengaku tidak lagi dihantui kekhawatiran mengenai biaya. Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Pemerintah Daerah, seluruh pelayanan yang diterimanya dijamin melalui Program JKN sesuai ketentuan yang berlaku.
“Selama tiga tahun menjalani cuci darah, saya tidak pernah diminta membayar. Semuanya ditanggung melalui JKN. Ini sangat membantu saya karena kalau harus membayar sendiri, tentu biayanya sangat berat,” ungkap Darwani.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diterima di rumah sakit. Menurutnya, dokter dan perawat memberikan pelayanan dengan baik sehingga pasien merasa lebih tenang dan nyaman selama menjalani terapi.
“Dokter dan perawat di sini melayani dengan baik. Kami sebagai pasien merasa nyaman dan tidak merasa sendiri saat menjalani pengobatan,” katanya.
Darwani berharap Program JKN dapat terus berlanjut sehingga pasien hemodialisa tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena telah menghadirkan akses layanan kesehatan yang menurutnya mudah, cepat, dan setara.
“Saya berharap Program JKN terus ada dan bisa membantu pasien seperti kami. Terima kasih kepada pemerintah karena melalui JKN kami bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa memikirkan biaya yang mahal,” pungkasnya.
Kepada masyarakat, Darwani berpesan agar mulai menjaga kesehatan sejak dini dengan memperhatikan pola makan, menghindari makanan cepat saji, serta memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif agar tidak mengalami kendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Jaga pola hidup dan pola makan. Jangan terlalu sering makan makanan cepat saji, dan yang tidak kalah penting pastikan kepesertaan JKN tetap aktif,” tutup Darwani.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *