TAKENGON, Cakrawarta – Tim Reaksi Cepat BPBD Aceh Tengah bergabung dengan unsur TNI, Polri, dan warga melaksanakan pencarian intensif terhadap Endang (45), warga Kampung Delung Sekinel, Kecamatan Linge, yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Jamat pada Minggu (11/10/2026). Hingga sore hari, korban belum ditemukan.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, menjelaskan bahwa tim sudah berada di lokasi sejak pukul 14.00 WIB. “Kami terus menyisir sepanjang aliran sungai, namun sampai saat ini belum ada hasil,” ujarnya. Pencarian berjalan di tengah kondisi arus yang cukup deras dan medan yang sulit.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat Endang bersama Sukmadi berencana menuju kawasan hutan untuk melangsir getah pinus. Di tengah perjalanan, Endang dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Jamat. Saksi mata menyaksikan korban tersapu arus deras.
Salah satu warga, Sertalia, menyebut Endang merupakan pekerja yang berpengalaman dan terbiasa di medan berat. “Kami semua berharap ia segera ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya. Reje Kampung Jamat, Yusradi, juga membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan warga ikut membantu menyisir sepanjang sungai.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilakukan secara bertahap dan hati-hati mengingat kondisi arus yang tidak menentu.|red|












