Berita  

5 Unit Ekskavator Milik Kemendagri Resmi Diserahterimakan ke Bireuen, Siap Beroperasi Sabtu

BIREUEN, Cakrawarta – Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menerima penyerahterimaan lima unit alat berat berupa ekskavator dalam skema pinjam pakai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penandatanganan berita acara dilakukan oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST., yang berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Jumat (16/10/2026).

Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, S.T., M.T., serta jajaran pejabat daerah dan tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Kemendagri. Berita acara ditandatangani oleh Kepala Biro Umum Setjen Kemendagri, Dr. Asmawa, AP., M.Si., selaku pihak pertama, dan Bupati Bireuen selaku pihak kedua.

Kelima unit alat berat yang diterima terdiri atas dua unit ekskavator Long Arm dan tiga unit ekskavator standar tipe PC 200. Bantuan ini merupakan tindak lanjut usulan Bupati Bireuen kepada Kemendagri guna mengantisipasi bahaya banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, terutama melalui pengerukan sungai, lahan pertanian, dan tambak.

Alat berat tersebut akan ditempatkan di dua lokasi utama. Sebanyak empat unit — dua ekskavator Long Arm dan dua ekskavator standar — akan beroperasi di kawasan Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Sementara satu unit sisanya ditempatkan di Gampong Rheum Barat, Kecamatan Simpang Mamplam.

Perwakilan Satgas PRR Kemendagri, Putu W. A.A Pratama, menjelaskan bahwa tiga dari lima unit saat ini sudah berada di lokasi, sedangkan dua unit lainnya diperkirakan tiba pada sore hingga malam hari menyusul keterlambatan perjalanan dari tempat asal.

Bupati Mukhlis menegaskan pentingnya manajemen operasional yang rapi demi menjaga efektivitas kinerja alat berat tersebut. Mulai dari pengaturan jam kerja, penyediaan bahan bakar, konsumsi operator, hingga sistem penjagaan, semuanya harus tersusun jelas. Ia juga meminta disiapkan tiga orang petugas yang saling terkoordinasi, termasuk satu orang yang selalu siaga di lapangan.

“Pengoperasian akan berjalan dua puluh empat jam, dengan kerja shift malam selama satu bulan ke depan, khusus difokuskan pada pengerukan endapan lumpur agar aliran sungai kembali normal. Mulai efektif besok, Sabtu,” ujar Bupati.

Terakhir, Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Kemendagri atas dukungan nyata dalam upaya percepatan penanganan masalah banjir di Kabupaten Bireuen.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *