ACEH SELATAN, Cakrawarta – Ruas jalan negara penghubung Tapaktuan–Subulussalam, tepatnya di kawasan Kota Tapaktuan, kembali menjadi sorotan publik. Belum genap satu minggu pasca-perbaikan, permukaan badan jalan di salah satu titik jalur utama tersebut dilaporkan kembali amblas, Rabu (7/10/2026).
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan kerusakan yang muncul dalam waktu sangat singkat itu memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang setiap hari melintasi akses penghubung Kabupaten Aceh Selatan dengan Subulussalam dan wilayah sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik tersebut sebelumnya telah mendapat penanganan dari pihak berwenang. Namun baru sekitar tujuh hari berlalu, permukaan jalan kembali turun dan amblas.
Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan pengendara, baik sepeda motor, kendaraan pribadi, maupun truk dan kendaraan bermuatan berat yang melintas rutin di jalur vital tersebut.
Masyarakat meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh segera turun ke lokasi, melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan menuntaskan akar masalahnya — bukan sekadar perbaikan permukaan yang dinilai hanya bersifat sementara.
“Baru seminggu diperbaiki, sekarang amblas lagi. Kalau hanya ditambal di permukaan, tentu kami khawatir kerusakan akan terus berulang,” ungkap salah seorang pengguna jalan kepada wartawan.
Ia menegaskan, Tapaktuan–Subulussalam merupakan urat nadi mobilitas dan perekonomian masyarakat selatan Aceh. Jika perbaikan tidak dilakukan secara teknis dan menyeluruh — mencakup struktur tanah, sistem drainase, hingga fondasi badan jalan — maka kerusakan dipastikan akan terus terulang.
“Jangan sampai anggaran negara dihabiskan berulang kali untuk titik yang sama, padahal perbaikannya hanya bertahan hitungan hari,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPJN Aceh terkait penyebab kerusakan maupun rencana tindak lanjut penanganan. Masyarakat berharap pihak terkait segera bertindak dengan solusi yang permanen agar jalur ini tetap aman dan nyaman dilalui.|red|












