LHOKSEUMAWE, Cakrawarta – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) beserta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Kota Lhokseumawe mendatangi rumah duka Muhammad Raisya Fadilah, taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Aceh yang meninggal dunia, Rabu (30/9/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman berduka di kawasan Menasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Selain turut mendoakan almarhum, rombongan menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Lhokseumawe, Azhar Mahmud, S.E., menyatakan kehadiran pihaknya adalah wujud kepedulian partai terhadap musibah yang menimpa Muhammad Raisya Fadilah.
“Kami keluarga besar Partai NasDem Kota Lhokseumawe menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Azhar di lokasi kejadian.
Namun di samping rasa duka, NasDem juga meminta aparat penegak hukum menelusuri peristiwa ini secara menyeluruh. Menurut Azhar, penyelidikan tidak boleh berhenti hanya pada penyebab kematian, melainkan harus menelusuri seluruh rangkaian peristiwa yang dialami almarhum sebelum meninggal.
“Kasus ini harus diusut tuntas. Bukan sekadar soal apa yang menyebabkan kematian, tetapi semua kejadian yang terjadi sebelumnya juga harus diungkap berdasarkan fakta dan bukti yang ada,” tegasnya.
Azhar menekankan pentingnya proses hukum yang profesional, mendalam, dan transparan. Keterbukaan ini dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
“Hasil penyelidikan harus dipublikasikan secara terbuka. Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada almarhum Muhammad Raisya,” kata Azhar.
Lebih lanjut, ia berharap penanganan kasus ini menjadi pembelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang di lingkungan pendidikan dan pembinaan taruna ke depannya.
Dalam kesempatan itu, Azhar juga menyampaikan ucapan belasungkawa langsung dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Perhatian khusus ini dikarenakan almarhum merupakan alumni angkatan ke-12 Sekolah Sukma Bangsa, lembaga pendidikan yang didirikan oleh Surya Paloh.
“Beliau sangat prihatin atas musibah ini. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan transparan sehingga kebenaran terungkap sepenuhnya,” tutup Azhar.|red|












