Daerah  

SMSI Aceh Beri Penghargaan untuk Marlina Usman, Simbol Keberanian dan Kepedulian Pascabencana

BANDA ACEH, Cakrawarta – Marlina Usman sukses menyabet penghargaan “Perempuan Tangguh Bencana” dalam ajang SMSI Aceh Award 2026, yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026) malam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, didampingi Ketua SMSI Aceh, Aldin NL.

Bagi SMSI, penghargaan ini bukan sekadar simbol. Marlina dinilai bukan sekadar hadir sebagai pendamping Gubernur Aceh — ia menunjukkan kepedulian nyata dan keberanian luar biasa dengan turun langsung ke tengah masyarakat ketika bencana melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025.

Di tengah kondisi sulit dan akses yang terbatas, Marlina bersama rombongan Pemerintah Aceh menyambangi wilayah-wilayah terdampak, mulai dari Lhokseumawe, Lhoksukon, hingga Aceh Timur. Ia berdialog langsung dengan warga, memantau kebutuhan mendesak, sekaligus menyalurkan bantuan tanggap darurat.

Salah satu momen yang menonjol terjadi pada 4 Desember 2025, ketika sejumlah wilayah di Aceh Timur masih terisolasi. Tanpa ragu, Marlina terbang menggunakan helikopter Caracal TNI Angkatan Udara menuju Gampong Lokop — wilayah yang sulit dijangkau — untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak.

“Kehadiran di tengah masyarakat bukan semata menjalankan tugas formal,” ujar Marlina. Baginya, berada langsung di lokasi bencana membuatnya lebih memahami persoalan kelompok rentan, terutama perempuan, anak-anak, dan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih dalam proses pemulihan.

Kepedulian itu tidak berhenti saat fase tanggap darurat berakhir. Sepanjang 2026, Marlina terus mendorong perhatian terhadap kebutuhan anak-anak korban bencana, termasuk penyediaan perlengkapan sekolah agar pendidikan mereka tetap berjalan.

Dedikasi, keberanian menjangkau wilayah terisolasi, serta kepedulian tulus terhadap masyarakat terdampak menjadi alasan utama SMSI Aceh menganugerahkan penghargaan ini kepada Marlina. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas peran aktifnya dalam mendampingi masyarakat Aceh menghadapi bencana dan mengawal semangat pemulihan pascabencana.

Dalam malam yang sama, sebanyak 20 tokoh dan institusi dari berbagai unsur — pemerintahan, legislatif, penegak hukum, dunia usaha, hingga bidang sosial dan kemanusiaan — turut menerima penghargaan. Acara juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus SMSI Aceh periode 2026–2030 oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, serta dimeriahkan penampilan Sanggar Cut Nyak Dhien dan pertunjukan musik Origon.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *