Berita  

Respons Cepat BMA, Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

TAKENGON, Cakrawarta – Badan Baitul Mal Aceh (BMA) menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai total Rp359,95 juta kepada warga yang rumahnya hangus terbakar di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BMA, Tgk. H. Muhammad Yunus, didampingi jajaran pimpinan serta Satgas Bencana BMA pada Selasa (11/8/2026).

Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa uang tunai, melainkan juga beragam kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan sehari-hari korban. Di antaranya 96 unit kasur, 20 sak beras, mi instan, minyak goreng, gula pasir, dua unit perlengkapan suara, serta barang kebutuhan lain. Khusus bagi anak-anak yang menjadi korban, BMA juga menyerahkan 100 paket perlengkapan sekolah agar proses belajar mengajar mereka tidak terputus.

Secara rinci, sebesar Rp216 juta berasal dari dana zakat yang disalurkan kepada 72 kepala keluarga, masing-masing menerima bantuan Rp3 juta. Sementara itu, sisa dana sebesar Rp143,95 juta digunakan untuk penyediaan beras, perlengkapan tidur, bahan makanan pokok dan kebutuhan logistik lainnya.

Berdasarkan data terkini, jumlah warga yang terdampak musibah kebakaran ini kini mencapai 104 kepala keluarga, naik dari pendataan awal yang tercatat 60 kepala keluarga. Hingga saat ini, bantuan untuk 96 kepala keluarga telah selesai diproses dan diserahkan, sedangkan penyaluran bagi delapan kepala keluarga tambahan masih dalam tahap penyelesaian administrasi.

SEKBER Aceh Puji Kecepatan Tanggapan BMA

Kehadiran pimpinan BMA yang langsung turun ke lokasi bencana mendapat apresiasi dari Sekretariat Bersama (SEKBER) Aceh. Juru Bicara SEKBER Aceh, Mustafaruddin yang akrab disapa Nyak Din, menyatakan langkah cepat ini menjadi penghibur sekaligus penguat semangat bagi warga yang sedang berduka.

“Korban dapat menyampaikan langsung keluhan dan kebutuhan mereka. Kehadiran Abon Yunus yang dekat dengan masyarakat menjadi penyemangat bagi warga dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Nyak Din berharap dukungan dan pendampingan kepada korban tidak berhenti pada tahap darurat saja, tetapi terus berlanjut hingga proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah selesai sepenuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal SEKBER Aceh, Irwan Syahputra, mengingatkan agar pendataan kebutuhan warga terus diperbarui supaya bantuan selanjutnya dapat disalurkan lebih tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem dan angin kencang yang masih melanda sejumlah daerah di Aceh.

Dorongan untuk Dunia Usaha Penuhi Kewajiban Zakat

Melalui kesempatan ini, SEKBER Aceh juga mengajak perusahaan dan pelaku usaha yang telah memenuhi syarat sebagai muzakki untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui Baitul Mal Aceh. Langkah ini sejalan dengan ketentuan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal sebagaimana telah diubah dengan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021.

Dengan berjalannya pengelolaan zakat yang teratur serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan yang transparan, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat lebih terjamin, bantuan bagi mereka yang membutuhkan dapat lebih cepat tersalurkan, dan perekonomian masyarakat Aceh pun dapat terus tumbuh dan membaik.|red|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *