ACEH SELATAN , Cakrawarta – Harapan masyarakat dan pelaku pembangunan di Kabupaten Aceh Selatan kembali terang: pasokan semen yang sempat kosong kini mulai mengalir kembali lewat Pelabuhan Tapaktuan. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, kapal KM Cahaya Baru No. 2 mulai membongkar muatan berupa 1.100 ton semen produksi Semen Padang.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tapaktuan, Wasfina, S.E., menjelaskan bahwa kedatangan kapal ini baru permulaan. Selanjutnya, kapal KM KIN juga dijadwalkan tiba membawa sekitar 2.050 ton semen tambahan dari Semen Padang. Jika digabungkan, total pasokan yang akan masuk melalui pelabuhan ini mencapai sekitar 3.150 ton.
“Untuk pasokan semen yang masuk ke Pelabuhan Tapaktuan, sebanyak 1.100 ton Semen Padang dibawa menggunakan KM Cahaya Baru No. 2,” ujar Wasfina pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa kapasitas gudang penyimpanan semen di kawasan pelabuhan saat ini hanya mampu menampung maksimal sekitar 2.000 ton. Karena itu, pengaturan waktu bongkar muat dan penyaluran ke pasar menjadi hal yang sangat diperhatikan agar pasokan dapat segera sampai ke tangan masyarakat tanpa terkendala tempat penyimpanan.
Pantauan langsung di lokasi pada Rabu menunjukkan sejumlah truk dan becak pengangkut barang sudah bergerak aktif mengangkut semen dari gudang pelabuhan menuju berbagai titik penjualan.
Perlu diketahui, kebutuhan semen harian masyarakat Aceh Selatan diperkirakan mencapai sekitar 4.000 zak. Bahan bangunan ini menjadi kebutuhan pokok bagi warga yang sedang membangun maupun merenovasi rumah, serta berbagai proyek pembangunan lainnya. Dengan kedatangan pasokan ini, diharapkan kelangkaan yang sempat terjadi segera berakhir dan ketersediaan semen di pasaran kembali stabil.|red|












