Cakrawarta — Saat banjir masih merambah sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE., M.Sos., melakukan kunjungan langsung ke Kecamatan Trumon Tengah dan Kecamatan Trumon pada Jumat (30/10/2026). Tujuannya untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak sekaligus memastikan upaya penanganan darurat bencana berjalan dengan baik.
Adapun kehadiran pemimpin tertinggi di lingkungan Pemkab Aceh Selatan ini merupakan bagian dari langkah nyata pemerintah daerah agar masyarakat yang terkena dampak bencana segera mendapatkan perhatian, bantuan, serta pelayanan yang sangat dibutuhkan selama masa tanggap darurat berlangsung.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan Diva Samudra, kepala berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta unsur Muspika Kecamatan Trumon dan Trumon Tengah.
Sebelum berangkat ke lokasi bencana, Bupati Mirwan telah terlebih dahulu memerintahkan seluruh OPD terkait untuk segera bergerak cepat, mempererat koordinasi antarinstansi, dan memberikan respons yang tepat terhadap perkembangan situasi banjir yang terjadi.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan agar seluruh jajaran pemerintah tidak sekadar menunggu keadaan semakin memburuk, melainkan bersikap proaktif dalam mengambil langkah-langkah penanganan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing instansi.
Kedatangan rombongan Bupati diawali dengan kunjungan ke tempat pengungsian yang berada di Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh. Di sana, Bupati melihat langsung bagaimana kondisi para pengungsi, menyapa warga secara personal, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama berada di lokasi pengungsian terpenuhi dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Mirwan juga menyalurkan paket bantuan sembako kepada warga yang rumahnya terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih saat aktivitas maupun pendapatan masyarakat sedang terganggu akibat bencana yang terjadi.
Setelah selesai mengunjungi para pengungsi, Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke berbagai titik yang terdampak luapan air di wilayah Kecamatan Trumon Tengah dan Kecamatan Trumon. Peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi permukiman warga, tingkat dampak yang ditimbulkan oleh banjir, serta perkembangan situasi terkini di lapangan.
Bupati Mirwan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah adalah wujud tanggung jawab yang harus diembani, guna memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan bantuan yang dibutuhkan dalam menghadapi situasi bencana ini.
“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi masyarakat, memastikan warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan dan kebutuhan dasarnya terpenuhi, sekaligus menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak. Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Mirwan.
Ia juga menegaskan kembali bahwa instruksi telah diberikan kepada seluruh OPD terkait agar bergerak cepat, memperkuat koordinasi, dan tidak menunda penanganan apa pun di lapangan. Semua unsur diminta bekerja sama secara sinergis sehingga kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan sebaik-baiknya.
“Kita tidak boleh lengah. Saya minta seluruh jajaran terkait terus memantau perkembangan situasi, meningkatkan kesiapsiagaan, dan segera mengambil langkah yang diperlukan. Utamakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” tegasnya.
Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah yang rawan terkena dampak banjir, agar senantiasa waspada dan mengikuti petunjuk dari petugas apabila keadaan mengharuskan dilakukan pemindahan atau evakuasi diri ke tempat yang lebih aman.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya memaksimalkan penanganan bencana dengan melibatkan seluruh jajaran OPD, TNI-Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, penanganan banjir bukan sekadar masalah mengatasi genangan air yang surut, melainkan memastikan setiap masyarakat yang terdampak tetap terlindungi, terlayani, dan terbantu hingga situasi benar-benar pulih kembali seperti sedia kala.|red|












