Daerah  

Kelangkaan Solar Meluas di Barat Selatan Aceh, PPA Aceh Selatan Apresiasi Sikap Anggota DPRA

ACEH SELATAN, Cakrawarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) Kabupaten Aceh Selatan, Arif Sawitra, melalui Sekretaris PPA Aceh Selatan, Alfitrah Nurul Alim, menyampaikan tanggapan dan dukungan positif terhadap sikap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir, terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang terjadi di sejumlah SPBU wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh. Pernyataan ini disampaikan kepada  awak media, Jumat (5/6/2026).

‎Adapun dukungan dan apresiasi tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran yang diungkapkan Irpannusir melalui unggahannya di salah satu media sosial, yang menyoroti sulitnya masyarakat mendapatkan pasokan Solar dalam beberapa waktu terakhir.

‎”Isu ini dirasakan sangat meresahkan masyarakat, mengingat Solar merupakan jenis BBM yang paling banyak digunakan untuk menunjang kegiatan ekonomi harian”, ungkapnya.

‎Secara prinsip, PPA menilai bahwa pernyataan yang disampaikan Irpannusir merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat.

‎Pihaknya sangat mengapresiasi seruan yang disampaikan politisi DPRA tersebut kepada seluruh elemen Aparat Penegak Hukum, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk segera memperketat pengawasan sekaligus melakukan operasi pengawasan atau razia di setiap SPBU yang beroperasi di wilayah tersebut.

‎“Apresiasi ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap proses percepatan pembangunan Aceh secara umum. Terutama menyangkut ketersediaan BBM Solar, yang mana nyata-nyata berfungsi sebagai sumber energi utama yang menggerakkan roda perekonomian rakyat,” tegas  Alfitrah.

‎Lebih lanjut, Alfitrah menegaskan bahwa kelancaran distribusi BBM menjadi salah satu indikator penting stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, jika pasokan energi ini terganggu, maka aktivitas masyarakat mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga transportasi akan terhambat, yang pada akhirnya dapat memperlambat laju pembangunan yang sedang digalakkan di Aceh Selatan dan wilayah sekitarnya.

‎Pihak PPA berharap, seruan dan keprihatinan yang telah disampaikan oleh anggota DPRA tersebut dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pihak terkait, agar masalah kelangkaan Solar ini segera dicarikan solusi tuntas.

‎Langkah pengawasan dan penertiban yang ketat di lapangan dinilai sangat diperlukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, sehingga hak masyarakat atas energi terpenuhi dengan baik, pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *