ACEH SELATAN,Cakrawarta – Di tengah keterbatasan ekonomi, pasangan suami istri di Desa Air Sialang Tengah,Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan, terus berjuang mempertahankan harapan hidup putra semata wayang mereka, Muhammad Abiel Alkhair, yang sejak lahir divonis menderita kelainan bocor jantung.
Kini, di usianya yang baru 3 tahun 10 bulan, Abiel dijadwalkan menjalani pengobatan lanjutan dan tindakan operasi jantung di RSUP H. Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, pada awal Juli 2026. Namun, perjuangan keluarga kecil ini tidak hanya menghadapi penyakit yang diderita sang anak, tetapi juga keterbatasan biaya untuk mendampingi proses pengobatan.
Ayah Abiel, Rino Saddam Husen, bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Sementara sang ibu, Ulka Rianti, merupakan ibu rumah tangga yang sepenuhnya mendampingi dan merawat Abiel sejak bayi.
Sejak didiagnosis mengalami kebocoran jantung, Abiel telah berulang kali menjalani pemeriksaan dan pengobatan dengan menempuh perjalanan panjang dari Aceh Selatan ke Banda Aceh. Seluruh biaya transportasi, kebutuhan hidup selama pengobatan, hingga pendampingan selama ini ditanggung sendiri oleh keluarga.
Bagi Rino dan Ulka, Abiel bukan hanya anak semata wayang, tetapi juga sumber harapan dan kebahagiaan keluarga mereka. Meski hidup dalam keterbatasan, keduanya tidak pernah menyerah memperjuangkan kesembuhan putra tercinta.
“Kami hanya berharap ada bantuan dari para dermawan maupun perhatian dari pemerintah agar anak kami bisa menjalani pengobatan dengan lancar dan mendapatkan kesempatan untuk hidup sehat,” ungkap keluarga dengan penuh harap.
Perjalanan menuju Medan untuk menjalani operasi jantung menjadi titik penentu bagi masa depan Abiel. Namun, biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, serta kebutuhan pendampingan selama proses pengobatan menjadi beban yang sangat berat bagi keluarga yang menggantungkan hidup dari penghasilan harian.
Melihat kondisi tersebut, Ketua Komunitas Wisata Tuantapa sekaligus Pembina SODARA (Solidaritas Donor Darah Aceh Selatan), Muchsin, ST, didampingi Ketua Relawan SODARA, Irwandi, bersama para relawan lainnya, mengajak masyarakat, para dermawan, serta pihak-pihak yang memiliki kemampuan untuk membantu meringankan beban keluarga Abiel.
“Mari bersama-sama membantu saudara kita yang sedang berjuang untuk kesembuhan anaknya. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan menjadi harapan besar bagi keluarga ini,” kata Muchsin.
Di balik senyum polosnya, Abiel masih menyimpan harapan untuk bisa tumbuh sehat, bermain, dan menjalani masa kecil seperti anak-anak lainnya. Sementara bagi kedua orang tuanya, setiap doa dan uluran tangan dari masyarakat menjadi secercah harapan agar putra semata wayang mereka dapat melewati operasi dan memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, dapat menghubungi langsung orang tua Muhammad Abiel Alkhair:
Nama: Rino Saddam Husen
Nomor HP/WhatsApp: 0852-7751-3401
Rekening donasi:
- BSI: 9862123900
- Bank Aceh: 68002200046644
- Atas Nama: Rino Saddam Husen
Bagi keluarga kecil ini, bantuan yang diberikan bukan sekadar angka, melainkan harapan agar Abiel dapat terus berjuang dan memiliki masa depan yang lebih cerah.












